Ada segala kesibukan yang selalu kita lakukan, sebuah kreatifitas dan tuntutan. Pemikiran lah yang menjadi tuntutan untuk menjalani kegiatan dan kesibukan kita sehari hari dikalangan orang lain dan diri kita sendiri.
Sebuah rangkaian pola fikir yang hebat, pola fikir seseorang dalam menanggapi rangsangan dari luar pemikirannya, rangsangan itu dapat diterima dengan cepat, melalui rongga-rongga indra nya menuju ke otak. Proses ini selalu melahirkan pemikiran-pemikiran baru, yang lebih nyata,kadang tidak bisa dimengerti dan diluar batas, yang berpengaruh dalam kehidupan manusia secara logis dan psikologis.
Kadang kita selalu merenung untuk mencari titik awal dari permasalahan, atau akan terus menerus memikirkan satu titik yang berputar dan putaran itu berbalik arah, kembali pada titik awal tidak pernah keluar dari perputaran itu hingga tidak ada penyelesaian nya. Manusia mengalami hal tersebut, selalu memikirkan antara baik dan buruk, salah dan benar,yakin dan tidak dsb yang saling bersangkutan, proses ini memerlukan waktu dan tidak selalu tepat pada perkiraannya, melainkan butuh dorongan untuk menentukan nya.
Ketika harapan dan imajinasi kita tercapai, apakah akan jadi penunjang untuk menjalani hidup? Dan apakah akan bermanfaat terhadap orang lain, atau diri kita sendiri?.Tiap kita melangkah menentukan tujuan, selalu ada kesalahan yang tidak kita sadari sebelumnya, kesalahan pada setiap unsur kehidupan yang masih jadi pertanyaan (kesalahan apa yang kita perbuat) dampaknya akan merugikan, tetapi secara tidak sadar kita sudah membuat kesalahan itu, kita sudah merubah nya dan kita sudah menjalaninya, yang akhirnya timbul alasan-alasan untuk menutupi kesalahan itu, yang bersifat merugikan!
Alasan-alasan itu sangat Egois! Terbentuk dari hasil pemikiran diri seseorang yang merasa dirugikan, padahal orang lain pun sama-sama dirugikan oleh kesalahan itu. Tersenyum dan menatap kosong yang memberi ketakutan pada kesalahan ini, tidak memiliki pendirian, tidak memiliki keyakinan dan tujuan, maka apa yang akan kita persiapkan untuk menjalani keraguan tersebut..
Apakah akan terus seperti ini cara nya? Hal ini akan berdampak buruk pada pola fikir yang tidak konsisten, tidak tertentu arah dan akhirnya lupa.
JIWA YANG RUSAK DAN HINA INI MENJADI SUATU MOTIVASI HIDUP YANG LEBIH BAIK SEBELUMNYA TIDAK ADA TUNTUTAN DALAM MENJALANI NYA SEPERTI KHAYALAN YANG BEGITU HEBAT, YANG TIDAK MUNGKIN SEPENUHNYA TERWUJUDKAN, DAN HARAPAN YANG SELALU TIDAK DAPAT DI RAIH, AKAN MENJADI KENYATAAN PADA SAAT KITA MENGHARGAI PERUBAHANNYA
.
Pada umumnya kita telah memanfaatkan sedikit dari potensi mental yang dimiliki, kemungkinan 99% dari kemampuan manusia telah disia-siakan. Walaupun banyak dari antara kita memandang diri berkebudayaan dan berpendidikan, namun sebagian besar waktu yang dimiliki hanya dipergunakan untuk berbagai kegiatan seperti mesin-mesin otomatis yang bekerja rutin, megerjakan sesuatu yang sama dan berulang-ulang, hanya sedikit perubahan yang terjadi pada proses itu, dan itupun hanya dilakukan sekali dua kali sepanjang hidup, contohnya seperti saat kita senang, tidak pernah setiap hari,setiap jam, kita senang/bahagia pasti dalam satu haripun ada berbagai perasaan yang berbeda, contoh kecilnya seperti itu kita senang hanya sesekali saja, senang karena sebab.
Sepuluh juta tahun lamanya proses evolusi diperlukan untuk melengkapi manusia dengan otak yang nampaknya mempunyai kemampuan tidak terbatas, tetapi kita cukup puas dengan hanya menggunakan sebagian kecil saja, dari kemampuan yang hebat itu. Kita bagaikan penghuni kecil pada susebuah istana yang walaupun sudah berhasil menduduki sebuah istana luas, akan tetapi lebih suka tinggal menetap di salah satu pojok di ruang paling bawah.
Obat-obat perangsang untuk memperluas pengalaman psychs, mistikisme, hypnotism, meditasi, takbir mimpi dan sikap mental kreatif pada manusia dewasa ini nampaknya semakin haus terhadap pengalaman batin dan semakin banyak saja orang yang menempuh jalan berliku-liku yang ada di dalamnya untuk menyadari potensi maksimal yang dimiliki, dan bertekad untuk menumbuhkan kekuatan hebat yang bersembunyi di dalam dirinya itu. (kita harus tahu tujuan kita, dan bagaimana caranya mencapai tujuan tersebut).
Pemikiran ini timbul ketika kita merenung sendiri dibawah berbagai tekanan hidup yang selalu datang di setiap kita lepas dari kegiatan-kegiatan setiap hari
Seperti : DUNIA YANG BERADA DALAM IMPIAN
Apabila seseorang pergi tidur, ia membawa semua kebutuhan yang diperlukan untuk membangun alam mimpi. Pada waktu seseorang sedang tidur ia menentukan dan membangun kembali alamnya sendiri. Di sana tidak ada kereta, jalan-jalan dan jembatan. Di alam itu tidak terdapat kegembiraan, tidak ada kesenangan dan hiburan. Tidak ada sungai, telaga, dan pertokoan serta bangunan-bangunan besar yang tingginya sampai menembus langit, tetapi di dalam dirinya dicetuskan semua itu. Karena di alam mimpi itu ia sendiri merupakan sang pencipta.
tuntutan, tujuan , harapan, permasalahan untuk pemuasan pikiran dan proses pencarian jati diri pada setiap orang.
Kind | 2010

Tidak ada komentar:
Posting Komentar